Mahalnya Pakaian Dark Night Dibandingkan Batman


Bagi Pencinta Film Darknight mungkin tidak asing lagi dengan pakaian yang super canggih dan keren yang di pakai oleh Bruce Wayne, mungkin perlu menjadi Millionaire untuk bisa membelinya. Benar, harga baju ini memang sangat mahal dibandingkan pakaian Batman versi dulu yang sering kita lihat tampil di televisi, baju yang dulu itu adalah campuran warna biru dan hitam dan sepetinya cuma di buat dari kain dan bahan bahan plastik biasa.

Dari gambar diatas bisa kita lihat berapa perbandingan harga pakaian Darknight dan Batman versi jaman. Coba lihat Rincian  Grafis yang mengagumkan pada baju baru sang Batman ini dan dan tentu saja Biaya tambahan untuk Menjadi Batman, seperti Mobil, Pesawat dan Sepeda Motornya yang harganya gila-gilaan. 

Jadi bagi yang lagi baca postingan ini punya cita cita untukmenjadi Darknight (Batman versi terbaru) sabar sabar saja dulu dan rajin rajin menabung, siapa tahu suatu saat bisa menjdi Batman .

Secangkir Kopi dan Secawan Luka

Secangkir Kopi dan Secawan Luka
Memandang gerimis membasuh tanah yang berdebu, suasana jingga menari nari bersama dengan hitamnya awan. Sang burung mencari tempat berteduh, dari rembesan rembesan air yang memilukan jiwa.

Rasa dingin membuatku sulit untuk bernafas, secangkir kopi murah dengan racikan yang pas pasan malah membuat suasana semakin membeku. Anak anak setengah telanjang dengan badan yang tertutup air meliuk liuk di tanah becek.

Secangkir kopi berampas ini makin menambah luka yang ada, teriris dan bernanah. Bau rokok kretek memenuhi rungan sempit ini, dadaku semakin sesak dan kesadaranku pelan pelan menghilang, yang terlihat cuma gambar gambar suram yang samar samar.

Kilat menyambar dan petir menggelegar membuat anak anak berlari ketautan, mencari perlindungan di bawah atap toko yang basah. Hujan Semakin deras dan kepalaku semakin berat meninggalkan kesadaranku, aku melangkah meninggalkan warung kopi reyot yang sudah kududuki selama 3 jam. Pandanganku semakin kabur, aku terhuyung huyung di bawah derasnya hujan, sampai kesadaran itu perlahan lahan meninggalkanku.

Susahnya Cari Duit Jaman Sekarang

Susahnya Cari Duit Jaman Sekarang
Seharian saya mutar mutar kota Lhokseumawe sambil cuci mata melihat penjual makanan menjajakan makanan yang dapat memancing air liur untuk menetes. Beraneka ragam makanan, mulai dari makanan ringan sampai makanan berat tersedia siap untuk dijadikan santapan sore orang orang yang perutnya kosong seperti saya.

Tapi bukan itu maksud saya menulis postingan ini, saya melihat penjual yang menjual dagangan dalam skala yang ssangat kecil dengan harga dagangan yang bisa dibilang sangat murah. Kalau dihitung hitung, setelah semua terjual, dan dikurangi dengan modal, saya bisa menaksir kalau untungnya paling banyak 50 ribu rupiah.

Saya yakin,berjualan itu cuma proses akhir dari usahanya, karena setelah seharian dia menyiapkan bahan baku dan melakukan proses pemasakan, sehingga terciptanya makanan yang akan dijual pada sore hari. Analisa saya, seharian dia bekerja tapi cuma memperoleh hasil yang sangat sedikit.

Tapi jaman ini dalaha jaman yang susah, Susahnya Cari Duit Jaman Sekarang, semuanya serba susah, mencari duit susah tapi menghamburkannya bisa sangat mudah, tak terasa setelah saya berkeliling tidak lebih dari satu jam, saya udah menghabiskan lebih dari 50 ribu rupiah.

Padahal bagi sebagian orang, uang sebesar 50 ribu rupiah adalah uang yang mempunyai nilai yang lumayan dan didapatkan dengan susah payah, tapi apa boleh dikata, uang tersebut cuma buat makan sehari hari.

Cak Lontong VS Komeng

Cak Lontong ILK
Bagi anda yang senang menonton ILK atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Lawak Klub pasti tidak asing lagi dengan Cak Lontong dengan Salam Lempernya. 

Tapi saya sendiri sebagai pencinta Stand Up Comedy sudah sangat lama mengenal sosok Cak Lontong yang sering wara wiri dengan lelucon cerdasnya. Pencinta Stand Up Comedy Juga pasti mengenal Raditya Dika, Mongol, Panji, Soleh Salihun dll. Mereka semua membawakan komedi komedi cerdas.

Pria yang bernama asli Lis Hartono ini adalah seseorang yang selalu ditunggu tunggu di acara ILK ini, kata kawan saya, tak sedap ILK tanpa Cak Lontong.

Saya senang dengan ILK, karena humornya adalah humor cerdas, kenapa saya katakan demikian? karena Humor yang cerdas itu bebas dari Ejek ejekan dan mencela orang lain. Jadi tanpa melakukan celaan dan menghina bagian tubuh tertentu bisa lucu juga.

Tapi yang saya sayangkan adalah gaya bercandanya Komeng, dia masih etrperangkap dengan gaya melucu yang lama, masih suka melakukan becandaan dengan mengejek orang atau bagian tubuh tertentu. Serius, saya tidak tertawa, kenapa mengejek orang itu ditertawakan, bagaimana kalau anda yang di ejek? apakah anda senang ditertawakan oleh orang lain? Mikir dong...

Dan ketika Cak lontong melakukan Survey konyolnya, Komeng dengan sok lucu dan menganggap diri lebih lucu selalu menyela, dan bukan untuk Cak Lontong saja,  padahal topik yang dibawakannya belum juga habis.

Mungkin masyarakat sekarang sudah pintar memilih, mana komedi pintar dan mana komedi yang tidak pintar, masalah selera urusan anda, tapi mikir dong....


Belajar Komputer Gratis 3 Tahun Di Yapenbit

Hampir Ditabrak Mobil Caleg

Hampir Ditabrak Mobil Caleg
Tulisan ini bukan bermaksud untuk melakukan black campaign atau menyudutkan suatu kaum atau partai politik, ini murni pengalaman saya sendiri yang hampir ditabrak/diserempet mobil mewahnya seorang caleg dari partai berwarna kuning dengan lambang pohon beringin (dilarang menyebutkan nama hahahaha), yang pada saat itu mobilnya ugal ugalan.

Untuk mengabadikan momen ini saya mencoba mengabadikan mobil yang sempat mmbuat saya jantungan, disamping adalah hasil jepretan saya menggunakan Samsung Galaxy SIII, tanpa editan. 

Saya tidak menjelekkan nama seseorang atau partai mana saja, tapi belakangan ini banyak sekali mobil yang disulap jadi poster berjalan, dan saya tidak mempermasalahkan itu, karena mreka tidak pernah membuat saya terganggu dan hampir mati, tapi beda dengan yang satu ini, dengan plat yang dari Jakarta dengan seenak hatinya melenggang dengan semena mena dan tak berperikehewanan diatas jalan Aceh, yang pajaknya saya bayar.

Satu lagi, saya yakin orang ini adalah anggota DPR aktif yang ingin memperpanjang masa aktifnya, platnya aja sesuai dengan namanya, sungguh suatu hal yang tidak layak dilakukan oleh wakil rakyat, memperkaya diri sendiri dan rakyat yang diwakili masih hidup dengan sengsara. 

Tapi say juga tidak mau mengambil pusing karena saya juga tidak terlalu tertarik dengan politik, saya tidak terlalu peduli dengan partai, selama mereka tidak mengganggu saya dan yang penting koneksi internet selalu tersedia di Indonesia saya sudah cukup puas.


Aceh di Serial Smallville Season 2

Aceh di Serial Smallville Season 2
Agak aneh juga mengetahui kalau pihak pembuat film Amerika bisa mengetahui kalau ada suatu daerah yang bernama Aceh. Waktu saya melihat Smallville season 2 episode 11, disana ada sekelompok tentara Amerika yang melakukan misi kemanuasiaan di Aceh. 

Dan waktu melakukan beberapa pencaharian, ternyata season 2 ini memang di buat waktu Aceh lagi masa konflik yaitu tahun 2002. Aceh terkenal dengan Tsunaminya, tapi ini dibuat sebelum tsunami terjadi, berarti konflik Aceh bisa membuat aceh menjadi terkenal.

Ada yang aneh dengan scene ini, karena banyak sekali yang bertolak belakan dengan apa yang terajdi di Aceh. Namanya saja fiksi, dan biarpun tidak benar orang mana mau peduli.

Disini ada beberapa ketidaksamaan situasi dengan Aslinya. Pertama, waktu konflik Aceh yang berkepanjangan, tidak pernah ada tentara Amerika atau negara lain yang ikut campur dengan konflik ini, bahkan pasukan PBB sendiri menutup mata, padahal banyak sekali terjadi pelanggaran HAM yang dilakukan, terutama sekali ketika pasukan Indonesia dipimpin oleh Orang orang yang sedang mencalonkan dirinya sebagai pemimpin/Presiden Indonesia. 

Yang kedua, tempat dan lokasi yang digunakan bukan di Aceh, di Aceh tidak terdapat tempat tempat yang seperti itu, terlihat kering dan gersang. Sebagai Informasi, Aceh adalah daerah hijau, hijau dimana mana, subur dan tentram. 

Yang ketiga, dari segi persenjataan. Disini saya melihat senjata yang digunakan sangat cangging, terdengar dari suaranya. Berdasarkan suaranya juga, saya yang dulu sering mendengar suara dentuman peluru dan BOM, sepetinya tidak secanggih ini. Paling keren suara AK-47. 

Tapi apa yang terjadi terjadilah, Aceh di Serial Smallville Season 2 ya sudahlah, at least dunia tau kalau di peta itu ada satu daerah yang bernama aceh.

Cerita Kala Hujan di Warung Kopi

Cerita Kala Hujan Warung Kopi | Salman Alfarish
Hujan sudah dari tadi pagi membasahi bumi, bau tanah yang biasanya tercium wangi waktu hujan sudah tidak lagi mengeluarkan semerbak pesonanya. Kenderaan roda empat lalu lalang di jalan, roda dua ditutupi baju hujan atau pengendaranya cuma menutupnya dengan jaket anti air.

Di warung kopi ini juga semakin banyak orang yang singgah, orangnya juga bermacam macam, ada yang memakai baju dinas PNS, badge Bank, ada pula bajunya yang bertuliskan salah satu dialer mobil. 

Orang silih berganti, ada yang masuk ada yang keluar, semerbak harum kopi semakin menyengat, dan hujan masih saja menurunkan air yang semakin membuat basah.

Suara Judika di speaker warung dengan tembang Mapala membuat suasana semakin terasa nyaman. Tak terasa sudah belasan lagu yang berlalu, aku disini masih dengan ketikan dan ketikan yang tiada arti.

Rombongan PNS kembali memenuhi meja disamping, dengan suara yang terbahak bahak mereka dengan tanpa memperdulikan pekerjaan yang ditinggalkan di kantor dengan sangat tanpa bersalah memenuhi warung kopi, dan dengan perasaan bangga memakai baju coklatnya mulai memesan dengan jumlah yang sangat banyak. 

Tapi aku tidak mau memperdulikan mereka, aku masih dengan ketikan ketikan di keyboard laptopku, mencari sedolar demi sedolar, dengan bermodalkan laptop usang dan koneksi jaringan internet warung kopi.

Hujan semakin deras dan inilah aku masih disini menanti, bukan menanti hujan reda, tapi menanti waktu pay out, pay out yang artinya gaji, gaji yang artinya kehidupan.


Copyright © 2013 Salman Alfarish