Dingin itu enaknya tidur

Salman Alfarish
Iya, dingin itu enaknya tidur. Malam ini suhunya lumayan rendah untuk ukuran Autumn ( Musim Gugur) 13 derajat Celcius. Sebenarnya tugas kuliah bertumpuk tumpuk, banyak sekali, tapi dengan keadaan udara yang dingin ini maunya tidur saja. Tempat tidur dengan selimut yang hangat seakan memanggil manggil. Tapi mengingat tugas yang bertumpuk dengan deadline yang akan segera tiba. Akhirnya saya dengan bersusah payah duduk di depan komputer dan mulai mengetik... blog tugas.

Sebenarnya dingin seperti ini sudah sangat biasa untuk orang Australia, dan beberapa hari kedepan mungkin cuacanya akan seperti ini. Disarankan kepada orang indonesia yang akan kuliah di luar negeri supaya membawa ... Sarung... . Kok sarung? iya sarung, karena sarung itu tak dijual disini, kalau baju hangat sangatlah banyak disini, lengkap dengan sarung tangan dan atribut lainnya.

Kalau anda kurang peka terhadap udara yang dingin ( maksudnya anda tidak bisa merasakan kalau udara itu sudah dingin atau tidak alias mati rasa) pegang hidung anda, kalau hidung anda sudah dingin berarti udara memang sudah dingin. Kadang kadang bagi yang belum terbiasa, bisa menyebabkan mimisan ringan. (jika sakit berlanjut hubungi dukun)

Saya kira cukuplah saya update blog belajar malam ini, tempat tidur semakin ribut memanggil-manggil nama saya.. Brat pitt... Brat pitt... kesini.... Saya jadi tidak tega dipanggil begitu, akhirnya saya menyerah. Selamat malam.. By Salman Alfarish

0 comments:

Copyright © 2013 Salman Alfarish