Sudut Pandang

Sudut Pandang
Terkadang kita menganggap apa yang kita sedang kerjakan dan apa yang kita sukai adalah seseuatu yang sangat penting dan hebat. Kita lupa kalau cara pandang orang lain tentang hal tersebut juga sama, mereka akan mengatakan hal yang serupa. Mari kita ambil beberepa contoh, dan contoh ini tidak bersifat general ( menyeluruh) tapi mungkin ada sebahagian kecil dari orang orang berikut.

Contoh pertama, seorang pegawai negeri sipil akan menganggap kalau menjadi pegawai negeri itu sangatlah hebat, dan kalau melihat ada orang yang bukan pegawai negeri orang itu sama sekali tidak hebat. Demikian juga dengan Pedagang forex (forex trader) dia akan menganggap kalau cara dia mencari duit adalah hal yang paling hebat, karena dalam semalam bisa mendapatkan uang yang luar biasa, mungkin juga kerugian yang luar biasa. Tidak beda dengan yang hidupnya didedikasikan untuk dunia pendidikan, dia menghabiskan waktunya untuk kuliah kuliah dan kuliah, dan dia akan merasa hebat sekali saat dia biasa mendapatkan beasiswa dan bisa kuliah di luar negeri. Dia akan menganggap orang yang kuliah di dalam negeri tidak memiliki kwalitas sama sekali dan mereka tidak bisa apa apa.

Tiga contoh diatas tetunya tidak bisa mewakili semua sudut pandang yang ada. Banyak kita lihat partai partai, mazhab-mazhab yang bertikai karena perbedaan dari cara memandang segala sesuatu, pada tingkat lanjut mereka akan masuk kepada golongan orang orang yang fanatik.

Sebenarnya cara pandang seperti itu terjadi karena dia hanya memandang sesuatu dari sudut pandang dia saja, jadi ketika orang lain mengatakan yang bertentangan dengan sudut pandang dia, maka semua itu adalah hal yang tidak menarik dan terkesan sangat tidak penting dan tidak hebat. Tapi ketika dia mencoba memahami dari setiap sudut pandang dia akan mengetahui kenapa hal hal tersebut itu hebat.

Perbedaan sudut pandang ini kadang kala bisa menyebabkan perpecahan ummat, bangsa, kaum, suku dan agama. Cobalah memahami segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, karena perbedaan itu belum tentu tidak baik, mungkin apa yang mereka lakukan itu adalah yang terbaik buat mereka. By Salman Alfarish

0 comments:

Copyright © 2013 Salman Alfarish