Painting is Confusing

Painting is Confusing | Salman Alfarish
Bagi sebagian orang seni itu indah, setiap goresan kuas sang pelukis bisa membawa dia ke alam yang penuh warna, tapi tidak bagi saya. For me, Painting is confusing, really confusing.

Sengaja waktu itu saya mengunjungi National Gallery of Victoria, Gallery terbesar di Melbourne. Disana terdapat segala barang seni dari berbagai negara dan berbagai zaman. Mulai dari Eropa abad pertengahan, India, China, Aborigin dan lain lain. Juga ada lukisan lukisan kontemporer.

Yang dari Eropa, di dominasi oleh gambar gambar perempuan telanjang (fotonya tak bisa saya sertakan disini, karena memang di ruangan ini foto dilarang, karena dapat merusak lukisan yang berumur ratusan tahun), saya bingung apakah ini yang dinamakan seni?


Kemudian saya beranjak ke lantai 3, lantai ini dipenuhi oleh lukisan kontemporer dan hasil foto. Ini yang lebih lebih membuat saya bingung lagi, kebanyakan lukisan disini tak berbentuk atau bentuknya sangat sederhana. Saya mengambil kesimpulan, kalau menjadi pelukis itu tidak perlu pintar melukis, tapi harus punya nama dulu, karena kalau seorang pelukis sudah punya nama, dia boleh melukis apa saja dan hasilnya tetap dipandang indah, walaupun cuma berbentuk bulatan. Foto diatas adalah salah satu contah lukisannya.
         
Tapi yang paling mengherankan lagi dengan pengunjung disini, mereka semua mengangguk angguk dan terlihat kagum. Saya pikir waktu itu "pasti mereka pura pura kagum, biar terlihat mengerti seni" atau memang saya yang tidak mengerti seni?


Copyright © 2013 Salman Alfarish