Indah Pada Waktunya adalah Kata Injil

Indah Pada Waktunya adalah Kata Injil
Bisa dibilang efek dari mendengar ceramah Ust. Samsul Arifin Nababan (Seorang Penceramah yang dulunya Kristen) semalam, yang di selenggarakan di salah satu mesjid di Aceh Utara, saya jadi browsing browsing masalah Kristen. Bukannya ingin masuk kristen, bukan sama sekali, tapi browsing melihat Ilmuwan Ilmuwan Kristen yang masuk Islam karena membaca Al-quran.

Tapi yang akan saya bahas bukan masalah itu disini, tapi saya menemukan kata kata yang orang Islam sering menggunakannya dalam kehidupan sehari hari, dan saya sering menemukan kata kata itu di dunia maya seperti dalam status Facebook, SMS, judul tulisan di blog dan di ditempat tempat lain, khususnya bagi mereka yang sedang galau berat. Iya, anda sudah baca di judulnya, yaitu Indah Pada Waktunya

Semula saya mengira ungkapan itu adalah sebuah ungkapan yang biasa, karena bagi yang sedang galau dia akan mengharap sesuatu akan tiba pada masanya, seperti yang diharapkan (hmmm... benar benar seorang yang pasrah hehehehe), tetapi akan sangat disayangkan jika mereka tidak mengetahui kalau mereka sudah membaca ayat Injil. Kalau anda berkata "memangnya kenapa kalau saya menggunakan kata kata injil?" saya akan menjawab "itu sih terserah anda, saya cuma memberi informasi hehehehe".

Sebenarnya kata kata ini banyak sekali bisa kita jumpai di Injil, cuma disini saya memberikan salah satu contoh saja yang terdapat dalam Injil Pengkhotbah, untuk selebihnya bisa anda Googling sendiri.

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. (Pengkotbah 3:11)

Kata kata indah pada waktunya sangat sering diulang ulang oleh anak anak muda muslim karena kurangnya pengetahuan mereka, kenapa tidak mengganti kata "Indah Pada Waktunya" dengan kata kata yang lain seperti "Inya Allah Pasti mengabulkan doa saya" atau kata kata lain yang memang sesuai dengan konteks kita orang islam. Kalau anda masih ingin memakainya, itu terserah anda.
Copyright © 2013 Salman Alfarish